Selama kurang lebih tiga hingga empat bulan terakhir saya memutuskan untuk menggunakan aplikasi Point of Sales (POS) Qasir (selanjutnya kita sebut Qasir). Aplikasi ini terbukti membantu urusan saya dalam mendata produk, mencatat harga-harga, hingga mengatur stok barang. Kali ini saya ingin memberikan ulasan aplikasi Qasir selama saya memakainya. Semoga saja informasinya bisa bermanfaat bagi teman-teman yang sedang mencari aplikasi POS.

Sebelum memberikan review aplikasi Qasir, saya ingin bercerita awal mula saya memutuskan untuk memakai Qasir. Awalnya saya mencoba beberapa aplikasi POS, karena ini pertama kalinya, patokan saya harus memakai aplikasi yang gratis. Dari beberapa yang saya coba, ada yang tampilannya terlalu rumit dan ada juga yang harus berbayar untuk menikmati semua fitur. Sampai saya ditelepon pihak aplikasi untuk diadakan janjian demo, namun saya menolaknya. Hanya Qasir yang masih bisa ditoleransi meski tidak mengaktifkan fitur premium. Setidaknya ini menurut saya ya.

Kemudahan Dalam Memakai

Kesan pertama pemakaian Qasir ini mudah. Sesuai dengan bayangan saya, di mana saya input data produk, memasukkan harga pokok, harga jual, hingga memberikan ringkasan penjualan. Saya bisa memasukkan data produk, lengkap dengan data barcode (kalau ada), hingga foto.

Kita juga bisa memberikan kategori produk. Hal ini sangat penting khususnya buat saya karena harus membedakan kepemilikian produk yang saya jual. Kita juga bisa meminta laporan penjualan sesuai dengan rentang waktu yang kita inginkan. Hal itu semua bisa didapat dengan gratis.

Tampilannya yang ringkas dan sudah memenuhi kebutuhan saya juga menjadi nilai tambah. Tanpa perlu ada terlalu banyak menu sehingga membuat kita saat memakainya tidak bingung. Fitur lain yang juga memudahkan adalah fitur pegawai. Hal ini sangat membantu karena saya masih bisa memantau penjualan dan transaksi di toko tetap bisa dilakukan dengan akun lain.

Pengaturan struk di Qasir juga cukup bagus meski tanpa mengaktifkan fitur premium. Nama toko bisa terpampang jelas. Nama diskon pun bisa diubah semau kita. Hingga catatan footnote pun bisa kita ubah sesuai keinginan. Untuk yang gratisan, tampilan struknya akan ada pesan dari Qasir, kalau saya pribadi tidak keberatan dengan hal itu, jadi tidak masalah.

Dari beberapa keunggulan yang saya rasakan, tentunya tetap masih ada kekurangan yang saya rasakan. Ada beberapa masalah yang kerap saya temukan saat memakai Qasir. Hal ini menurut saya bukan masalah yang berbayar atau tidak karena masalahnya ditemukan di fitur gratis.

Tampilan Katalog Produk di Aplikasi Qasir

Kerap Ada Selisih Stok & Sinkronisasi Tidak Lancar

Beberapa kali saya menemukan selisih stok produk antara dua akun Qasir yang dinaungi toko yang sama. Saya memegang akun utama, di ponsel satunya login akun pegawai. Saat akan dicocokkan, ada beberapa produk yang stoknya selisih. Sempat saya coba menyingkronkan keduanya melalui tombol di kolom Pengaturan. Namun hasilnya tetap saja, masih ada salah satu yang tidak cocok. Akhirnya solusinya adalah salah satu akun harus di logout, kemudian stok direvisi menggunakan salah satu akun. Kemudian akun yang logout dipakai lagi dan langsung sinkron secara otomatis.

Setelah peristiwa itu, saya sekarang rutin me-logout akun-akun Qasir untuk meminimalisir adanya selisih stok. Terkait permasalahan selisih stok dan sinkronisasi ini ternyata ada beberapa komenta serupa di daftar review Qasir di Google Play. Hal ini menujukkan bukan saya saja yang mengalami. Mudah-mudahan hal ini diketahui tim pengembang Qasir sehingga bisa dilakukan perbaikan dan terobosan-terobosan baru ke depannya.

Tampilan Struk Tak Sama

Tampilan Struk Gratis yang informasinya dobel-dobel.

Ini salah satu masalah yang sampai sekarang saya belum menemukan solusinya. Kronologi seperti ini, saya mengatur struk menggunakan akun utama. Alamat dan nomor kontak saya isi sesuai keperluan. Namun saat melihat tampilan struk, informasinya jadi dobel-dobel. Nama toko jadi dua baris, nama jalan jadi dua baris. Hal ini terjadi di akun utama dan akun pegawai. Sudah saya logout dan masuk lagi pun tetap sama. Saya belum pernah mencoba hapus data karena takut list produk yang sudah masuk akan hilang. Jadi sampai sekarang tampilan struk masih dobel-dobel keterangannya.

Itulah sedikit sharing pengalaman saya menggunakan Qasir selama ini. Intinya terlepas dari kemudahan dan kekurangannya, Qasir sangat membantu memudahkan pekerjaan saya dalam merintis usaha. Saya jadi bisa memisahkan uang modal, keuntungan, biaya operasional, semua lebih simpel daripada saya menulisnya secara manual.

Kalau ada dari kalian yang memiliki pengalaman lain, silahkan berdiskusi di kolom komentar.

Kata Kunci yang Kecantol:

  • review aplikasi qasir