Menulis, bagi sebagian besar orang dianggap sebagai aktivitas yang membosankan dan menyusahkan. Namun, bagi orang yang punya passion dan ingin menjadi penulis, menulis adalah sebuah hal yang menyenangkan untuk dipelajari dan dibiasakan. Secara umum, menulis merupakan aktivitas kreatif, sehingga untuk menghasilkan tulisan apapun diperlukan pola pikir dan metode kreatif. Apa sih metode kreatif yang harus dilakukan saat membuat produk tulisan, dan secara konkret, apa saja sih yang termasuk jenis-jenis tulisan kreatif? Yuk kita bahas di artikel ini.

Sebelum masuk ke metode sederhana untuk mulai menulis kreatif, mari kita kenali apa itu jenis-jenis tulisan kreatif. Tulisan kreatif adalah sebuah produk tulisan yang pembuatannya mengeksplorasi unsur artistik dan imajinatif. Beberapa produk tulisan yang masuk dalam jenis-jenis tulisan kreatif adalah cerpen, puisi, novel, naskah drama, skenario film atau televisi, esai, monolog, resensi buku, ulasan perjalanan, dan masih banyak lagi.

Kalau kita mengikuti perkembangan zaman, tulisan-tulisan seperti skrip untuk konten tiktok, thread di twitter, hingga skrip untuk YouTube juga bisa dibilang sebagai jenis-jenis tulisan kreatif. Karena tidak bisa dipungkiri, dalam penyusunannya juga diperlukan imajinasi, pemikiran, riset, dan unsur-unsur kreatif lainnya.

Kalau kalian adalah murid sekolah atau mahasiswa, jangan pernah mau diberi penjelasan oleh guru atau pengajar kalian yang membatasi jenis-jenis tulisan kreatif hanya berhenti pada produk-produk karya sastra saja. Seperti sudah saya sebutkan diparagraf sebelumnya, karya sastra memang termasuk dalam jenis-jenis tulisan kreatif, namun tidak bisa dibatasi pada produk tulisan itu saja ya. Artikel blog yang membahas tentang jenis-jenis tulisan kreatif juga termasuk produk tulisan kreatif.

Tip Sederhana Untuk Memulai Menulis Kreatif

Setelah mengetahui jenis-jenis tulisan kreatif, mari kita pahami hal-hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk mulai menulis kreatif. Satu hal paling mendasar agar kita bisa menulis kreatif dengan lancar adalah sabar dan niat untuk menulis.

Saya berasumsi pembaca yang membutuhkan artikel ini adalah mereka yang benar-benar pemula dan baru ingin mulai bisa menulis kreatif. Oleh karena itu, hal paling sederhana agar bisa melakukannya adalah niat dan sabar. Orang yang sama sekali belum pernah menulis kreatif pasti akan merasa kalau mulai menulis itu susah dan rumit. Mengarang bebas juga akan menjadi hal yang merepotkan karena kemungkinan besar mereka akan susah mengembangkan imajinasi.

Di posisi inilah diperlukan niat yang kuat dan kesabaran. Segala kesulitan diawal itu lumrah adanya dan jalani saja. Paksa dirimu untuk terus menulis, mengarang bebas atau mendeskripsikan, dan menceritakan hal-hal yang kalian suka. Kalau diawal kamu sudah malas mencoba dan berlatih, ke depannya akan sulit juga untuk berkembang.

Sembari berlatih menulis, kamu juga harus banyak membaca dan memahami bentuk dan jenis-jenis tulisan kreatif. Melalui banyak membaca dan melihat jenis-jenis tulisan kreatif, maka dalam otak akan tertanam ekspresi-ekspresi baru dan imajinasi baru sehingga tulisan yang kamu buat pun akan lebih bervariasi dan semakin kreatif.

Setelah mulai bisa leluasa menulis, kamu harus menentukan tujuan dan fokus dalam menulis kreatif. Lebih baik pilih satu jenis tulisan kreatif yang ingin kamu fokuskan sebelum melebar ke jenis tulisan kreatif lainnya. Intinya satu jenis disetiap waktu. Salah satu jenis tulisan kreatif yang termasuk paling mudah untuk dipejari adalah cerpen. Mulai saja menulis cerita-cerita fiktif yang bisa melatih kepekaan menulismu.

Setelah tujuan dan fokus menulis didapatkan, kamu harus memiliki jadwal menulis yang jelas. Misalnya kamu target dalam waktu satu bulan kamu bisa membuat 1 cerpen yang layak dibaca dan dipublikasikan. Kemudian kamu juga harus belajar tentang cara memilik topik tulisan kreatif yang mampu menarik perhatian pembaca. Hal ini harus dilatih agar muncul kepekaan dalam memilih tema.

Dalam melatih diri untuk handal menulis kreatif, sifat disiplin sangat diperlukan. Disiplin juga memerlukan ketekunan, jadi tetaplah menulis meskipun Anda mungkin merasa tidak termotivasi. Menciptakan lingkungan yang mendukung juga sangat penting; carilah tempat yang tenang dan inspiratif untuk menulis. Terlibat dalam komunitas penulis atau bergabung dengan kelompok diskusi dapat memberikan dukungan dan memotivasi Anda. Selain itu, tentukan tujuan yang realistis dan terukur. Setiap kali Anda mencapai tujuan kecil, beri diri Anda penghargaan untuk memperkuat motivasi dan mempertahankan disiplin. Seiring berjalannya waktu, disiplin akan menjadi kebiasaan, dan menulis kreatif akan menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari Anda.