Ini bukan apa-apa cuman curahan hati saya yang mungkin belum tentu benar adanya, karena saya menuliskannya melaluis sudut pandang saya sendiri, maaf buat yang baca kalu mungkin mengusik hati dan perasaan.

Ini pengalaman saya, ini persepsi saya, ini pikiran saya, ini hati saya. Jadi maaf jika ada yang ndak berkenan.

Ini tentang suatu kondisi di mana saya menuntut ilmu, dimana disitu ada beberapa organisasi yang saya ikuti, emang sih keadaan ntu organisasi ndak sebaik organisasi lainnya, kadang baik kadang buruk. Jumlah orang pun ndak banyak-banyak amat, jadi diantara kita sebagian besar ndobel peran di dua organisasi tersebut, semuannya berjalan lancar sampai kemaren ada suatu undangan yang menurut saya pribadi aneh dan menjurus ke kepentingan pribadi suatu golongan tertentu.*Wtfuk.!

Undangan atas nama Forum *****h *****U saya baru denger perkumpulan seperti itu di tempat saya menuntut ilmu, sebelumnya belum pernah samsek *baca: Samasekali

Dari dulu saya gag suka dapet undangan abu-abu tanpa idenditas yang buat acara tanpa kop surat, pokoknya tanpa syarat-syarat undagan yang bener deh *setidaknya ada lembaga resmi yang menaungi penyelenggara. itu masih bisa diterima. Trus yang terbaru ini undangan itu berasal dari keluarga sendiri satu tempat menuntut ilmu, betapa kecewannya saya ada juga orang seperti ini di rumah sendiri. Sumpah begitu mendapat undagang itu saya langsung emosi, ada teman saya yang sok bersikap ‘undangan seperti itu jangan disebar kemana-mana’ Aneh kalau ini acara forum bersama mengapa harus disembunyikan trus undangan mengapa gag jelas seperti itu, malah memilih jalan abu-abu yang membuat pikiran orang bertanya-tanya.

Trus usut punya usut, ada perdebatan antara teman-teman ternyata acara itu nantinya akan memplotting kita-kita yang diundang untuk dijuruskan ke organisasi mana kita lanjut, *secara ini musimnya ganti kepengurusan.

Lhoh, mereka mau memplotting kita untuk kedepannya, mereka siapa? merka apa? aneh,,,,kaliand kira kita boneka? apa mereka tahu kondisi sebenarnya internal kita? Sumpah saya emosi kalau ini benar adannya.

Saya ndak akan mau diinterfensi nantinya,,,,,,,,,,,

Sekian emosiĀ  saya