Sejenak memakan teori masa
Yang membuat kernyit dahi bermunculan ke Awan
Berteman bangku-bangku kecil yang diam karena bosan
Bukannya aku takut dengan keadaan
Karena kemudian muncul teks-teks penting di dahiku
Walau terlalu cepat Bak air bah yang menyapu desa Continue reading »



