Author: rizalfikry

Hutan Pinus Sewu Watu Songgolangit

Kerennya Puncak Songgolangit & Keasrian Hutan Pinus Asri Mangunan, Bantul

Menjalani keseharian di kota-kota yang pemandangannya hanya kendaraan bermotor dan gedung-gedung bertingkat pasti menimbulkan kejenuhan. Di sisi lain, mau mengobati kejenuhan dengan mendaki gunung agar lebih dekat dengan alam, tak semua orang bisa melakukannya. Trus solusinya apa ya? Cari obyek wisata alam yang tak perlu mendaki kayak di gunung, tapi suasana hutannya cukup enak untuk bersantai.

Melalui deduksi di atas, saya bisa menyarankan Anda-Anda semua untuk mencoba mengunjungi wisata alam hutan pinus di daerah Mangunan, Dlingo, Bantul, D.I. Yogyakarta. Di sana terdapat sederetan hutan pinus dengan ciri khasnya masing-masing.…

Three Billboards Outside Ebbing Missouri (Fox Searchlight Pictures)

Prediksi Pemenang Oscars 2018

Tulisan dengan tema Oscars selalu membuat saya excited, mirip-mirip sama pas mau ketemu istri setelah sekian pekan merantau. Iya, mau nulis soal Oscars kudu belajar, setidaknya mengenali film yang menjadi nomine. Prediksi pemenang Oscars 2018 ini kedua kalinya saya menulis prediksi, pertama tahun 2016, tahun kemarin, udah siap-siap tapi ga kesampaian nulis. Haha

Oscars 2018 diselenggarakan pada Minggu 4 Maret 2018, sore waktu Amerika Serikat. Kira-kira Senin 5 Maret pagi WIB. Acara yang diselenggarakan di Dolby Theatre ini biasanya disiarkan langsung di saluran HBO ya if i’m not mistaken.

Tahun ini film-film yang jadi nomine terbilang beragam dan temanya juga banyak yang berat, alias film-film tentang kehidupan sehari-hari. Salah satu yang unik adalah film Get Out, dengan genre horornya, film ini bisa merangsek ke persaingan Best Pictures. Sutradara Jordan Peele yang biasa main film-film yang isinya cuman banyolan bisa membuat film horor yang tak biasa, hal itu membuat dia diganjar masuk ke nomine Best Director.

Film-film drama pun tak kalah mengesankan, Three Billboards Outside Ebbing Missouri, Ladybird, Call Me by Your Name, Mudbound, sampai Roman J. Israel Esq., semua memberikan cerita mengesankan tentang kehidupan manusia.

Darkest Hour-nya Joe Wright semacam mendampingi Dunkirk-nya Christopher Nolan dan kedua film itu kini bersaing di Best Picture. Dari ranah fiksi ilmiah pun tak kalah keren, karya Guillermo del Toro memang selalu kece, The Shape of Water ngingetin sama universe-nya Pan’s Labyrinth.

Media Online kok Mirip Kos-Kosan Bebas…

Udah lama ga sharing pemikiran konyol nih, terlalu sibuk LDR soalnya. Sebagai buruh kasar yang bekerja di media online, rasanya banyak banget kelucuan yang ingin saya jabarkan. Salah satunya anggapan saya tentang beberapa media online yang memosisikan media mereka mirip seperti kos-kosan bebas. Udah bisa bayangin kan ya? Kos-kosan bebas di mana pemilik kos ga…

Kecanggihan Tujuh Tokoh Utama di What Happened to Monday

Pertama kali baca  judul What Happened to Monday , yang saya bayangkan sebuah film romantis yang mana judul sama ceritanya ga ada kaitannya sama sekali. Kemudian saya baca sedikit sinopsisnya, pikiran saya malah membayangkan cerita utopis semacan The Hunge Games Series. Tapi, setelah nonton filmnya, cerita filmnya literally tentang apa yang terjadi pada Monday.…

Netflix’s The Defenders: Menyoal Dominasi Satu Tokoh Andalan Marvel

Ditunggu-tunggu sejak tahun lalu, akhirnya Netflix ngerilis juga The Defenders. Avengers-type serial ini bisa disebut sebagai kulminasi dari petualangan superhero yang berdomisili di New York Ceritanya berawal dari Daredevil, Jessica Jones, Luke Cage, Iron Fist, dan yang terbaru The Defenders. Bagi kamu yang belum nonton serial-serial tersebut di atas pastinya feel-nya ga dapet meskipun masih bisa ngikutin ceritanya. Salah satu…

Kenalan Lebih Dekat Dengan Keris di Museum Keris Solo

Mumpung masih gratis, pertengahan Agustus lalu saya sekeluarga [minus istri], menyempatkan diri ke Musuem Keris Solo yang baru saja dibuka. Waktu itu Minggu (20/8/2017), sehabis muterin sunday market Manahan, kami sekeluarga mampir ke Museum Keris Solo. Ya, karena masih gratis, belum tampak booth  tiket atau informasi tiket masuk. Kami dan pengunjung lainnya cuman disuruh mengisi…

Bahaya Laten Hoaks di Grup Wassap Ibu-Ibu Pengajian

Beberapa hari lalu nyokap terlihat semangat banget pas baca pesan wassap di grup ibu-ibu pengajian. Beliau manggil saya dan dengan semangatnya membacakan pesan di grup tersebut. Di grup tersebut ada video proses operasi di mana pasien menelan berbagai benda yang sebenarnya ga edible. Barang-barang tersebut seperti korek gas, plastik, batu baterai, hingga uang kertas. Yak,…

KA Kaligung tampak dari dalam KA Kalijaga

Tips Nyaman & Murah Naik Kereta Solo-Brebes PP

Sejak November 2016 hingga sekarang dan seterusnya sampai ajal menjemput, InsyaAllah saya akan selalu bolak balik Solo-Brebes. Mengapa?

Dihitung mulai dari kenalan dengan calon mertua hingga akhirnya ijab kabul dengan bidadari tercantik asal Brebes, Maret 2017, setidaknya saya sudah lima kali pulang pergi Solo-Brebes naik kereta. Di perjalanan ketiga dan seterusnya saya mulai mikir untuk mencari cara paling efektif, nyaman, & murah untuk melakukan perjalanan suci tersebut. Nah, kini, saya rasa sudah menemukan cara paling efektif, nyaman, & murah tersebut.

Saat Relationship Goals Digambarkan oleh MR. J & Harley Quinn #EfekSuicideSquad

Bicara mengenai Mr. J atau The Joker, musuh bebuyutan Batman, karakter fiktif dari DC Comics, pastilah banyak sekali sisi unik yang bisa dibahas, tapi bagaimana jika sisi unik itu mengenai hubungan cinta The Joker dangan Harley Quinn? Se-romantis apa hingga di artikel ini saya menyebut keduanya menggambarkan relationship goals? Mereka itu brutally romantic.

Saya bukan anak yang besar dengan komik-komik DC, jadi sebenarnya saya tidak begitu paham dengan transformasi karakteristik The Joker atau Harley Quinn dari komik ke komik. Akan tetapi, setidaknya saya lumayan sering baca wiki-wiki tentang keduanya, dan ada referensi tontonan dari film-film animasi DC tentang keduanya.…

Kata Kunci yang Kecantol:

  • kisah cinta joker dan harley quinn

Efek Fenomena Valak, PV (Page Views) Jebol

Satu lagi bukti nyata bahwa kualitas akan mengalahkan kuantitas. Jadi ceritanya awal bulan ini nambah satu mainan baru (baca: blog), niatnya sih biar tetep nulis tentang film secara profesional jikalau nanti udah ga kerja di tempat kerja yang sekarang, dan niatan itu sebentar lagi jadi kenyataan. Jadi mulailah dikit-dikit nulis di blog itu, dari berita, opini sampai review. Tapi, yang namanya blog baru, bisa diibaratkan  kayak toko kelontong kecil, yang baru dibuka, terus lokasinya terpencil, jadi belum ada pembeli atau pengunjung. Tapi nothing to lose lah ya, namanya juga nulis sesuka hati, ya jalanin aja.…